Destana (Dasa Tangguh Bencana) Kecamatan Alian
Destana (Dasa Tangguh Bencana) Kecamatan Alian
Destana (Dasa Tangguh Bencana) Kecamatan Alian
Desa Tangguh Bencana (DESTANA) merupakan desa yang memiliki kemampuan untuk mandiri dalam menghadapi ancaman bencana, mulai dari upaya pencegahan, kesiapsiagaan, tanggap darurat, hingga pemulihan setelah bencana. Di wilayah Kecamatan Alian, DESTANA dibentuk dan dikembangkan melalui pembinaan BPBD Kabupaten Kebumen sebagai bagian dari upaya memperkuat ketangguhan masyarakat di tingkat desa.
Keberadaan DESTANA menjadi penting karena masyarakat merupakan pihak yang berada paling dekat dengan lokasi bencana. Dengan adanya DESTANA, masyarakat diharapkan tidak hanya menjadi penerima bantuan ketika bencana terjadi, tetapi juga mampu mengenali risiko, melakukan mitigasi, menyusun kesiapsiagaan, serta mengambil tindakan cepat dan tepat ketika terjadi bencana.
Tugas dan Peran DESTANA
Beberapa tugas utama DESTANA antara lain:
Mengenali potensi dan risiko bencana di wilayah desa, termasuk ancaman banjir, tanah longsor, kekeringan, maupun bencana lainnya.
Melakukan mitigasi bencana, seperti menjaga lingkungan, mengurangi faktor risiko, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.
Menyusun kesiapsiagaan desa, termasuk pemetaan wilayah rawan, jalur evakuasi, titik kumpul, serta pendataan kelompok rentan.
Meningkatkan kapasitas masyarakat melalui sosialisasi, edukasi, simulasi dan pelatihan kebencanaan.
Melakukan respons awal saat bencana, seperti membantu evakuasi warga, memberikan informasi kondisi lapangan, serta berkoordinasi dengan pihak terkait.
Mendukung proses pemulihan pascabencana, termasuk membantu pendataan dampak dan kebutuhan masyarakat.
Membangun koordinasi dengan Pemerintah Desa, Kecamatan, BPBD Kabupaten Kebumen, relawan, dan unsur terkait lainnya.
Melalui DESTANA, Kecamatan Alian terus mendorong terwujudnya masyarakat yang sadar risiko, siap menghadapi bencana, dan mampu saling membantu. Kesiapsiagaan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi merupakan gerakan bersama seluruh masyarakat.
Kenali risikonya, siapkan diri, dan bersama-sama membangun Alian yang lebih tangguh menghadapi bencana.
